Cerpen"Jangan lupa jalan pulang.
Cerpen : Akbar Tanjung Kategori : anak rantau yang menempuh pendidikan di Tanah orang Jangan lupa jalan pulang Seorang lelaki duduk di salah satu bangku besi panjang. Menunggu dengan cemas, semar-semar dia bicara sendiri. Pikirannya campur aduk dan ia seakan tak bisa duduk tenang, dia adalah "Ayah, yang menunggu kepastian nasib orang tercintanya. Kami sang anak pun berkata, ayah kenapa.... Ayah pu pernah berkata “Di dunia ini ada satu hal yang tidak akan pernah bisa kamu beli dengan uang, kedudukan, ketenaran, apalagi cuma modal tampang.” Lalu aku tanyakan kira-kira apa itu yah” ayah’ku menjawab mebalas jasa kasih kepada sang pahlawan mu atau orang tua. Ujaran ayah’ku adalah kecemasan kepada anaknya yang tak pernah pulang ke rumah selama merantau di tanah Jawa. Anak ayah salah satu yang pertama dialah kaka kami yang pergi merantau di tanah Jawa. Kakak kami merantau selama beberapa tahun belum ...