RELUNG PATAH Oleh: Akbar Tanjung Namamu masih tertera dalam lautan kenangan, yang lukanya sampai sekarang masih sangat jelas terasa. Namun, hikayat tentang kita harus dihantam habis-habisan oleh deburan ombak sadar diri, yang memaksaku untuk terus melangkah dan sejauh-jauhnya berserah. Sampai saat ini, desir ombak menjadi saksi. Kala waktu itu kita menatap hamparan lautan awan, pula langit yang mulai menjingga. Saling bertukar cerita, penuh canda tawa, hingga malam pun mulai tiba. Namun, sekejap saja kau hilang entah kemana, bersama malam yang temaram kau pergi tanpa ada sepatah kata. Menyisakan aku dengan segala macam prasangka dalam benak, perihal kepergianmu yang terlalu tiba-tiba. Aku belum siap dengan kehilangan, kau tahu itu. Akan tetapi, kau tak pernah kembali dengan penjelasan yang aku inginkan. Hanya ada isak tangis yang perlahan mengisi sepi, memudarkan segala tentangmu yang lebih memilih pergi. Kini, aku lebih memilih hidup dengan kesendirian, walaupun sepi selalu menya...
Dari pelosok untuk NEGRI🌹 Langit terlihat begitu sendu, matahari terlihat bersembunyi di balik awan tebal, hujan seakan ingin menyapa tapi angin menolaknya. Ketika kita memiliki harapan tapi tak sesuai keinginan. Dengan rasa kesedihan pasti hati tersakiti oleh pikiran-pikiran yang tak sesuai harapan, tetapi dirii ini mencoba menyakinkan hati bahwa semua itu adalah garisan hidupku. Percayalah proses itu indah ketika di nikmati dan di jalani dengan pikiran yang seduh. 3 Tahun yang lalu, ketika aku menduduki kelas 3 SMA aku dibuat bingung dengan berbagai pilihan. Anak remaja yang tidak tahu dunia seluruhnya, harus memilih antara aku harus sekolah dan berkerja. ketika keinginanku Tetap bersekolah terpaksa mengubur semua rasa luka ku dan rasa kemalasan demi meraih mimpi, cita-cita, harapan dan semua yang ada di dalam imajinasi kecilku. Hari ini aku mulai bersyukur Sudah menikmati proses perjalanan dari kecil mengejar imajinasi-imajinas...
Banjir besar air jemabatan Naglor Kalo – Persawahan Munting.Dusun Ngalor Kalo, Desa Siru. Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggrai Barat (28/03/2021). menyebabkan sekitar 40 rumah warga di Dusun Ngalor Kalo bajir Ini paling terbesar hingga sampai masuk Rumah,bahkan jalan Raya Provinsi Manggarai barat. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil diperkirakan puluhan juta rupiah. Pemerintah Desa Siru luar biasa respon cepat dalam jangka pendek. Memberikan bantuan makanan kepada warga korban banjir di Dusun Ngalor Kalo, Desa Siru. Ujaran Pak Aparat Desa. Partisipasi jangka pendek Dari pemerintah setempat sudah luar biasa untuk kampung Dusun ngalor kalo.
Komentar
Posting Komentar